Berikan contoh pengalaman Anda dalam menghadapi situasi yang paling menantang, kompleks atau sulit saat menjalankan tugas Anda! - Fauziah Rachmawati | Pendidik dan Penulis

Breaking

Iklan

Kamis, 29 Desember 2022

Berikan contoh pengalaman Anda dalam menghadapi situasi yang paling menantang, kompleks atau sulit saat menjalankan tugas Anda!

Berikan contoh pengalaman Anda dalam menghadapi situasi yang paling menantang, kompleks atau sulit saat menjalankan tugas Anda!


Permasalahan, tantangan, situasi yang kompleks adalah kondisi umum yang ditemui dalam menjalankan pekerjaan. Berikan contoh pengalaman Anda dalam menghadapi situasi yang paling menantang, kompleks atau sulit saat menjalankan tugas Anda!



Kapan waktu kejadiannya? Permasalahan, tantangan, atau kompleksitas apa yang Anda hadapi saat itu? Gambarkan secara jelas!

1.     2017

Permasalahan: Pentingnya bagi siswa untuk mengetahui passion dan cita-cita. Serta kaya pengalaman yang mendukung passion dan cita-cita mereka.

Tantangan: Tidak semua pendidik dan orang tua memperhatikan hal ini. Dengan kata lain sekolah untuk belajar mata pelajaran yang diberikan.

Kompleksitas: perlunya kerja sama dengan orang tua dan pihak sekolah untuk merealisasikan rencana ini.

Butuh banyak waktu untuk menggodok rencana ini dan mencobanya ke anak-anak. Akhirnya saya memutuskan untuk membuat program “Merdeka Belajar Sesuai Passion”

 


Video lain di sini


2.     2019-2020 (saat pandemi)

Masalah: Saat Pandemi siswa kesulitan dalam menemukan buku bacaan yang menunjang pembelajaran karena perpustakaan sama sekali tidak beroperasi.

Tantangan: jika tidak ada bahan bacaan, kemampuan membaca siswa akan semakin rendah. Ini pastinya berpengaruh untuk kemampuan literasi mereka.

Kompleksitas: saya adalah guru baru CPNS di sekolah baru, masih proses adaptasi. Kemampuan orang tua yang beragam membuat saya tidak berani untuk meminta membeli buku bacaan. Di pihak lain, tidak mungkin meminjami siswa dengan buku perpustakaan.

Rak buku bisa dicek di sini 

 

 

3.     2021

Masalah: Siswa kurang disiplin.

Tantangan: di awal tahun pelajaran baru beberapa siswa saya terlambat beberapa kali. Jika pertemuan pertama memberi teguran. Jadi kami membuat kesepakatan dan komitmen yang lebih menonjolkan reward daripada punishment.

 Tulisan lengkap di sini 

4.     2022

Masalah: banyaknya tanaman yang layu dan mati

Tantangan: membentuk kesadaran siswa untuk ikut serta menjaga dan merasa memiliki tanaman yang ada di area kelas

Upaya apa saja yang Anda lakukan untuk memahami situasi tersebut secara komprehensif? Peluang dan kesempatan apa saja yang Anda identifikasi dalam situasi tersebut untuk membantu Anda menghadapinya

Tahun 2017-2018


Program “Merdeka Belajar Sesuai Passion”

Sebuah program dimana setiap Jumat siswa bebas beraktivitas sesuai passion.

Para guru dan orang tua meragukan hal ini karena takut mengganggu pelajaran.

Saya menyampaikan kalau tidak mengganggu karena siswa kelas 4SD.

Selain itu penting bagi siswa untuk mengetahui passion dan cita-citanya sejak dini.

Sebelum memulai program ini saya membuat modul kegiatan. Alhamdulillah setelah melihat modul yang saya buat, orang tua memberi respon positif.

Kegiatan seminggu sekali rutin kami lakukan. Selain mengisi modul, siswa juga membawa benda-benda yang mendukung passion. Misalnya panahan, kamera, alat masak, handphone, dan lain-lain.

Setelah menetapkan cita-cita, mereka mempresentasikan cita-cita di depan orang tua dan divideo. Video presentasi cita-cita ada di www.youtube.com.fauziah01 .

Karena orang tua merasa kegiatan ini positif saya diminta mendampingi murid yang sama untuk jenjang berikutnya guna meneruskan program “Merdeka Belajar Sesuai Passion”.

2.  2019-2020

Upaya: membuat buku digital yang bisa diakses secara gratis dan tanpa download.

Saya membuat program CLIF (Cakap Literasi dengan Flip Book). Dimana siswa dapat mengakses buku bacaan di www.eduinspirasi.com dan langsung membacanya di sana. Tanpa download dan gratis.

Mengapa tanpa download? Karena keluhan beberapa walimurid, handphone terlalu berat kalau download buku.

Saya membuat 4 rak buku digital yang berisi sekitar 100 buku. Salah satu rak berisi cerita rakyat dari Kota Malang yang saya gubah sendiri berdasarkan riset.

Peluang dan kesempatan: Alhamdulillah rak buku ini berguna untuk kelas lain dan saya sebar di grup-grup guru. Alhamdulillah mendapat respon positif. Banyak yang menyampaikan ke saya kalau buku digital tersebut digunakan dalam pembelajaran. Link rak buku digital ada di https://www.eduinspirasi.com/search/label/Rak%20Buku%20Digital?&max-results=10 .

 

3.     2021

Upaya: Kami membuat komitmen kelas dengan ide dan persetujuan dari siswa. Memberikan kepercayaan kepada siswa untuk memutuskan sesuatu.

Jadi setiap pagi anak-anak melakukan ritual pagi menuliskan siapa yang datang pertama di papan tulis, menyiram tanaman, piket (bagi yang piket), kemudian mendapat stiker bintang. Visualiasi kegiatan ini ada di https://www.instagram.com/reel/ChLyzpFpn-p/?utm_source=ig_web_copy_link .

Peluang dan kesempatan: dengan terbentuknya system yang positif dan memberikan kepercayaan kepada siswa. Kegiatan ini berjalan setiap hari sesuai prosedur. Saya hanya sesekali mengecek.

 4.   2022

Upaya: membuat program satu siswa satu pohon.

Masing-masing siswa mendapat amanah untuk menjaga 1 tanaman dengan cara memberi nama pada tanaman tersebut dan merawatnya setiap hari. Pengecekan dilakukan setiap seminggu sekali

Peluang dan kesempatan: Alhamdulillah tanaman di area kelas menjadi lebih terawat. Seperti sebelumnya, jika kesepakatan sudah disepakati, siswa akan mencoba menjaga kepercayaan baik kita

 

 

 Pertimbangan-pertimbangan atau alternatif apa saja yang Anda hadirkan dalam membuat keputusan? Informasi apa lagi yang Anda gunakan untuk memperkuat keputusan Anda?

 

Dalam membuat keputusan pastinya kita harus memikirkan pertimbangan-pertimbangan yang kemungkinan akan terjadi.

 

Begitu juga di dunia pendidikan, saat menjalankan ide tapi tidak semua mendukung, kita harus mempertimbangkan baik buruknya dari berabagai sudut pandang.

 

Pertimbangan atau alternative yang bisa kita hadirkan dalam membuat keputusan antara lain

-       Pertimbangan yang harus dipikirkan adalah dari pihak sekolah, orang tua/wali murid, dan siswa. Memberatkan atau tidak, kebermanfaatannya bagaimana?

-       Karena saya guru baru di sekolah negeri, beda dengan saat di sekolah swasta. Jadi harus benar-benar riset data latar belakang walimurid.

-       Riset terlebih dahulu. Apakah mungki program yang kita buat tepat dengan murid-murid. Karena satu program belum tentu baik untuk semua murid.

-       Dampak yang ditimbulkan bagaimana? Apakah banyak manfaatnya atau malah mudharatnya?

 

Informasi apa lagi yang digunakan untuk memperkuat keputusan:

-       Biasanya sebelum tahun ajaran baru dimulai, saya mengecek buku induk siswa dan melihat latar belakang siswa, salah satunya orang tua. Karena hal ini akan berpengaruh dengan karakter siswa.

-       Setiap sebulan sekali saya rutin ngobrol dengan walimurid, khususnya dengan yang memiliki putra atau putri memiliki masalah di kelas. Data hasil wawancara langsung ini sangat penting untuk mencari tahu jalan keluar

-       Musyawarah dengan teman sejawat dan guru senior

-       Meminta pertimbangan ke atasan.

-       Mempelajari situasi atau masalah secara terperinci.

-       Membuat beberapa alternative atau plan A, B, atau C. ini membuat kita lebih siap dalam menghadapi kemungkinan yang ada

-       Mengidentifikasi risiko yang akan timbul dari berbagai alterfnatif tersebut.

Tindakan apa yang kemudian Anda ambil dan bagaimana hasilnya?

1.     2017-2018

Menjalankan Merdeka Belajar Sesuai Passion berdasarkan modul yang telah dibuat dan riset lainnya. Sambil terus berkomunikasi dengan walimurid dan pihak sekolah.

Membuat konten kegiatan dan membagikannya di youtube dan sosmed.

Alhamdulillah respon orang tua sangat baik dan mendukung program ini.

Murid kaya pengalaman dan mendalami passion mereka serta mendekatkan diri dengan cita-cita.

Bahkan beberapa murid sudah bisa membuat rencana ke depan. SMP dan SMA dimana bahkan kuliah dimana.

Mereka juga membuat target agar dapat diterima di sekolah yang mereka idamkan.

 

2.     2019-2020

Membuat program CLIF dengan detail sebagai berikut

a.     CLIF (Cakap Literasi dengan Flipbook) dan jadwal kegiatan literasi

b.     Pengadaan buku  bacaan literasi dalam bentuk flipbook (https://www.eduinspirasi.com/search/label/Rak%20Buku%20Digital?&max-results=10 . )

c.     Sosialisasi Program CLIF (Cakap Literasi dengan Flipbook) kepada wali peserta didik dan peserta didik

d.     Kegiatan CLIF (Cakap Literasi dengan Flipbook)

e.     Penilaian peserta didik dan pemberian reward berupa medali Literasi Award

f.      Evaluasi keberhasilan CLIF

Alhamdulillah buku ini dipakai oleh banyak guru dari lain sekolah dengan kata lain bisa diakses oleh siapa saja dan kapan saja

3.     2021

Membuat komitmen kelas dengan ide dan persetujuan dari siswa. Memberikan kepercayaan kepada siswa untuk memutuskan sesuatu.

Apresiasi dari komitmen ini adalah stiker bintang. Peserta akan mendapatkan stiker bintang yang dipasang di papan stiker

4.     2022 

Membuat program satu siswa satu pohon.

Program satu siswa satu pohon yaitu masing-masing siswa bertanggung jawab dengan pohon yang mereka beri nama. Ini melatih murid untuk tanggung jawab, dekat dengan alam, peka terhadap makhluk lain, dan lebih menjaga alam.

 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah berkunjung di blog saya, semoga bermanfaat. Jangan lupa komen ya