Seni Rupa Kelas 5 SD Bab 1 Unsur dan Prinsip Seni Rupa di Sekitar Kita - Fauziah Rachmawati | Pendidik dan Penulis

Breaking

Iklan

Senin, 24 Agustus 2026

Seni Rupa Kelas 5 SD Bab 1 Unsur dan Prinsip Seni Rupa di Sekitar Kita

 

Seni Rupa Kelas 5 SD Bab 1 Unsur dan Prinsip Seni Rupa di Sekitar Kita


Materi Seni Rupa Kelas 5 SD: Unsur dan Prinsip Seni Rupa di Sekitar Kita

Materi Seni Rupa Kelas 5 SD pada bab ini membahas unsur dan prinsip seni rupa di sekitar kita. Melalui materi ini, siswa diajak mengenali berbagai unsur yang membentuk sebuah karya seni rupa, memahami prinsip dalam menata unsur tersebut, serta menerapkannya dalam kegiatan berkarya.

Seni rupa sebenarnya sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kita dapat menemukan unsur seni rupa pada gambar, lukisan, poster, pakaian, bangunan, benda kerajinan, kemasan makanan, hingga lingkungan di sekitar sekolah.

Dengan memahami unsur dan prinsip seni rupa, siswa tidak hanya mampu membuat karya yang menarik, tetapi juga dapat menjelaskan mengapa sebuah karya terlihat indah, seimbang, harmonis, atau menarik perhatian.

A. Pendahuluan

Pernahkah kamu memperhatikan sebuah gambar lalu merasa gambar tersebut terlihat indah?

Mengapa sebuah poster tampak menarik? Mengapa susunan warna pada sebuah lukisan terlihat serasi? Mengapa sebuah gambar terasa seimbang meskipun memiliki banyak objek?

Jawabannya berkaitan dengan unsur dan prinsip seni rupa.

Seni rupa adalah cabang seni yang menghasilkan karya yang dapat dinikmati terutama melalui indera penglihatan. Karya seni rupa dapat memiliki bentuk dua dimensi maupun tiga dimensi.

1. Seni Rupa Dua Dimensi

Seni rupa dua dimensi adalah karya seni yang memiliki ukuran panjang dan lebar, tetapi tidak memiliki ketebalan yang nyata.

Contohnya:

  • gambar;

  • lukisan;

  • poster;

  • ilustrasi;

  • komik;

  • desain;

  • batik;

  • fotografi.

2. Seni Rupa Tiga Dimensi

Seni rupa tiga dimensi memiliki ukuran panjang, lebar, dan tinggi atau volume sehingga dapat dilihat dari berbagai arah.

Contohnya:

  • patung;

  • vas bunga;

  • keramik;

  • kerajinan tanah liat;

  • miniatur;

  • topeng;

  • benda dekorasi.

Baik karya dua dimensi maupun tiga dimensi tersusun dari berbagai unsur seni rupa.


B. Unsur-Unsur Seni Rupa

Unsur seni rupa adalah bagian-bagian dasar yang digunakan untuk membentuk sebuah karya seni. Ibarat sebuah bangunan yang tersusun dari batu bata, sebuah karya seni juga tersusun dari berbagai unsur.

Beberapa unsur seni rupa yang penting dipelajari siswa kelas 5 SD adalah sebagai berikut.

1. Titik

Titik merupakan unsur seni rupa yang paling sederhana.

Titik dapat digunakan sebagai awal terbentuknya unsur lain, seperti garis dan bidang.

Titik dapat dibuat dengan ukuran yang berbeda-beda. Titik yang disusun secara berulang juga dapat menghasilkan pola atau tekstur.

Contoh penggunaan titik:

  • membuat motif pada gambar;

  • membuat pola dekoratif;

  • teknik pointilis;

  • membuat tekstur pada gambar.

Contoh: Titik-titik kecil yang disusun rapat dan berjauhan dapat menghasilkan kesan gelap dan terang.

Tahukah Kamu?

Dalam teknik pointilis, gambar dibuat menggunakan banyak titik. Semakin rapat titik-titiknya, bagian tersebut biasanya terlihat semakin gelap.


2. Garis

Garis adalah kumpulan titik yang memanjang dan memiliki arah.

Garis merupakan salah satu unsur seni rupa yang sangat penting. Garis dapat digunakan untuk membuat bentuk, membatasi objek, memberikan kesan gerak, serta memperkuat karakter sebuah gambar.

Ada berbagai macam garis, antara lain:

  • garis lurus;

  • garis lengkung;

  • garis zig-zag;

  • garis spiral;

  • garis horizontal;

  • garis vertikal;

  • garis diagonal.

Setiap garis dapat memberikan kesan yang berbeda.

Garis horizontal dapat memberikan kesan tenang.

Garis vertikal dapat memberikan kesan kuat dan kokoh.

Garis diagonal dapat memberikan kesan gerak atau dinamis.

Garis lengkung dapat memberikan kesan lembut dan luwes.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari

Perhatikan pagar sekolah, kabel listrik, jalan, ranting pohon, atau bentuk ombak. Semuanya dapat menjadi contoh garis yang kita temukan di lingkungan sekitar.


3. Bidang

Bidang adalah bagian dari permukaan yang memiliki panjang dan lebar.

Bidang dapat terbentuk dari pertemuan beberapa garis.

Bidang dapat dibedakan menjadi bidang geometris dan bidang nongeometris.

Bidang geometris

Bidang geometris memiliki bentuk yang teratur.

Contohnya:

  • persegi;

  • persegi panjang;

  • segitiga;

  • lingkaran;

  • oval.

Bidang nongeometris

Bidang nongeometris memiliki bentuk yang lebih bebas dan tidak beraturan.

Contohnya adalah bentuk daun, awan, batu, atau bentuk tubuh hewan.

Dalam membuat gambar, berbagai bidang dapat digabungkan untuk membentuk objek tertentu.


4. Bentuk

Bentuk adalah unsur seni rupa yang memiliki wujud tertentu.

Dalam karya seni rupa tiga dimensi, bentuk memiliki volume sehingga dapat dilihat dari berbagai arah.

Contohnya:

  • kubus;

  • balok;

  • bola;

  • tabung;

  • kerucut.

Selain bentuk geometris, terdapat pula bentuk organis yang terinspirasi dari alam, seperti bentuk manusia, hewan, tumbuhan, dan benda-benda di lingkungan.

Perbedaan bidang dan bentuk

Bidang lebih berkaitan dengan bentuk yang memiliki panjang dan lebar.

Bentuk dapat memiliki volume atau kesan ruang.

Contohnya, lingkaran merupakan bidang. Jika dibuat menjadi bola, maka menjadi bentuk tiga dimensi.


5. Warna

Warna merupakan salah satu unsur seni rupa yang membuat karya terlihat lebih hidup.

Warna dapat memberikan suasana dan karakter tertentu pada karya seni.

Secara sederhana, warna dapat dikelompokkan menjadi:

Warna primer

Warna primer adalah warna dasar yang terdiri atas:

  • merah;

  • kuning;

  • biru.

Warna sekunder

Warna sekunder diperoleh dari pencampuran dua warna primer.

Contohnya:

  • merah + kuning = jingga;

  • kuning + biru = hijau;

  • biru + merah = ungu.

Warna tersier

Warna tersier diperoleh dari pencampuran warna primer dan warna sekunder yang berdekatan.

Penggunaan warna yang tepat dapat membuat sebuah karya tampak lebih menarik dan memiliki suasana tertentu.

Misalnya, warna biru sering memberikan kesan sejuk dan tenang, sedangkan warna merah dapat memberikan kesan kuat, berani, atau energik.


6. Tekstur

Tekstur adalah sifat permukaan suatu benda yang dapat memberikan kesan halus, kasar, licin, keras, atau lembut.

Tekstur dapat benar-benar dirasakan dengan sentuhan atau hanya terlihat melalui penglihatan.

Tekstur nyata

Tekstur nyata adalah tekstur yang benar-benar dapat dirasakan ketika disentuh.

Contohnya:

  • permukaan kulit pohon;

  • batu;

  • kain;

  • pasir.

Tekstur semu

Tekstur semu hanya memberikan kesan tertentu melalui gambar, tetapi permukaannya sebenarnya tidak berubah.

Contohnya, gambar kulit pohon yang terlihat kasar padahal permukaan kertas tetap halus.


7. Ruang

Ruang merupakan unsur seni rupa yang memberikan kesan jarak, kedalaman, atau tempat bagi suatu objek.

Dalam karya dua dimensi, ruang dapat dibuat menggunakan teknik tertentu sehingga gambar terlihat memiliki kedalaman.

Misalnya, objek yang berada di depan biasanya digambar lebih besar, sedangkan objek yang jauh dibuat lebih kecil.

Pada karya tiga dimensi, ruang dapat benar-benar ditempati oleh objek.

Contohnya adalah patung, vas, dan miniatur.


8. Gelap Terang

Gelap terang merupakan perbedaan tingkat kecerahan pada sebuah objek.

Penggunaan gelap terang dapat membuat gambar terlihat lebih hidup dan memiliki kesan volume.

Misalnya ketika menggambar bola, bagian yang terkena cahaya dibuat lebih terang sedangkan bagian yang tidak terkena cahaya dibuat lebih gelap.

Dengan demikian, gambar bola tidak terlihat seperti lingkaran datar, tetapi memiliki kesan bulat.


C. Prinsip Seni Rupa

Jika unsur seni rupa adalah bahan penyusun karya, maka prinsip seni rupa adalah cara mengatur dan menggabungkan unsur-unsur tersebut agar menghasilkan karya yang menarik dan harmonis.

Beberapa prinsip seni rupa yang perlu diketahui siswa kelas 5 SD antara lain sebagai berikut.

1. Kesatuan atau Unity

Kesatuan berarti berbagai unsur dalam karya seni saling berhubungan sehingga terlihat sebagai satu kesatuan.

Misalnya, warna, bentuk, garis, dan objek dalam sebuah poster dibuat dengan tema yang sama.

Jika semua unsur saling mendukung, karya akan terlihat lebih utuh.


2. Keseimbangan atau Balance

Keseimbangan adalah pengaturan unsur-unsur seni rupa agar karya tidak terasa berat sebelah.

Keseimbangan dapat berupa:

  • keseimbangan simetris;

  • keseimbangan asimetris;

  • keseimbangan radial.

Keseimbangan simetris

Bagian kanan dan kiri memiliki susunan yang hampir sama.

Keseimbangan asimetris

Bagian kanan dan kiri tidak sama persis, tetapi tetap terasa seimbang.

Keseimbangan radial

Unsur-unsur karya tersusun mengelilingi sebuah pusat.

Contohnya dapat ditemukan pada beberapa motif hias.


3. Irama atau Rhythm

Irama dalam seni rupa adalah pengulangan unsur secara teratur sehingga menghasilkan kesan gerak atau pola.

Irama dapat muncul melalui pengulangan:

  • garis;

  • bentuk;

  • warna;

  • motif;

  • ukuran.

Contohnya adalah motif batik atau hiasan yang memiliki pola berulang.


4. Penekanan atau Emphasis

Penekanan berarti memberikan perhatian khusus pada bagian tertentu dalam sebuah karya.

Bagian yang menjadi pusat perhatian disebut pusat perhatian atau focal point.

Penekanan dapat dilakukan dengan:

  • warna yang lebih mencolok;

  • ukuran yang lebih besar;

  • bentuk yang berbeda;

  • posisi yang strategis;

  • kontras.

Contohnya, pada poster tentang menjaga kebersihan, tulisan “BUANG SAMPAH PADA TEMPATNYA!” dapat dibuat lebih besar agar menjadi pusat perhatian.


5. Proporsi

Proporsi adalah perbandingan ukuran antara satu bagian dengan bagian lainnya.

Proporsi penting agar objek yang digambar terlihat wajar.

Misalnya, ketika menggambar manusia, ukuran kepala, tubuh, tangan, dan kaki perlu diperhatikan agar tidak terlihat terlalu tidak seimbang.


6. Keselarasan atau Harmoni

Harmoni berarti adanya kesesuaian antara unsur-unsur seni rupa sehingga menghasilkan karya yang enak dilihat.

Harmoni dapat diperoleh melalui kesesuaian:

  • warna;

  • bentuk;

  • garis;

  • ukuran;

  • pola.

Contohnya, penggunaan beberapa warna yang memiliki hubungan dekat dapat membuat karya terlihat lebih harmonis.


7. Kontras

Kontras merupakan perbedaan yang cukup jelas antara unsur-unsur dalam karya seni.

Kontras dapat berupa perbedaan:

  • warna terang dan gelap;

  • ukuran besar dan kecil;

  • bentuk besar dan kecil;

  • garis tebal dan tipis.

Kontras membuat karya lebih menarik dan membantu menonjolkan bagian tertentu.


D. Unsur dan Prinsip Seni Rupa dalam Kehidupan Sehari-hari

Seni rupa sebenarnya tidak jauh dari kehidupan kita.

Coba perhatikan lingkungan sekolah.

Papan nama sekolah menggunakan bentuk, warna, garis, dan tulisan.

Poster kebersihan menggunakan warna, bentuk, ruang, komposisi, serta penekanan agar pesan mudah dipahami.

Motif pada seragam menggunakan garis, bentuk, warna, dan pola.

Hiasan dinding kelas menggunakan berbagai unsur seni rupa agar ruangan terlihat lebih menarik.

Bahkan kemasan makanan juga menerapkan prinsip seni rupa. Warna, gambar, tulisan, dan bentuk kemasan ditata sedemikian rupa agar menarik perhatian pembeli.

Jadi, mempelajari seni rupa bukan hanya untuk menjadi seorang seniman. Pengetahuan tentang seni rupa dapat membantu kita memahami berbagai bentuk visual yang ada di sekitar kita.


E. Kegiatan Pembelajaran Seni Rupa Kelas 5 SD

Setelah memahami unsur dan prinsip seni rupa, siswa dapat melakukan kegiatan praktik sederhana.

Aktivitas 1: Berburu Unsur Seni Rupa

Amatilah lingkungan sekolah.

Temukan contoh:

  1. titik;

  2. garis;

  3. bidang;

  4. bentuk;

  5. warna;

  6. tekstur;

  7. ruang;

  8. gelap terang.

Tuliskan hasil pengamatanmu dalam tabel berikut.

Unsur Seni RupaContoh yang Ditemukan
Titik...
Garis...
Bidang...
Bentuk...
Warna...
Tekstur...
Ruang...
Gelap terang...

Aktivitas 2: Membuat Gambar dengan Berbagai Garis

Siapkan kertas gambar dan alat gambar.

Buatlah sebuah gambar pemandangan menggunakan minimal lima jenis garis.

Misalnya:

  • garis lurus untuk pagar;

  • garis lengkung untuk awan;

  • garis zig-zag untuk pegunungan;

  • garis horizontal untuk tanah;

  • garis spiral untuk hiasan.

Setelah selesai, berilah warna yang sesuai.

Tantangan

Buatlah gambar yang memiliki minimal lima jenis garis dan lima warna berbeda.


Aktivitas 3: Membuat Poster Seni Rupa

Buatlah poster bertema:

“Mari Menjaga Kebersihan Sekolah!”

Perhatikan unsur dan prinsip seni rupa yang telah dipelajari.

Poster harus memiliki:

  • judul yang menarik;

  • gambar;

  • warna;

  • tulisan ajakan;

  • komposisi yang seimbang;

  • pusat perhatian.

Contoh kalimat

“Sekolah Bersih, Belajar Pun Nyaman!”

atau

“Ayo Buang Sampah pada Tempatnya!”


Aktivitas 4: Menganalisis Karya Seni

Pilih sebuah gambar, poster, lukisan, atau karya seni yang ada di lingkungan sekolah.

Kemudian jawablah pertanyaan berikut.

  1. Unsur seni rupa apa saja yang terdapat pada karya tersebut?

  2. Warna apa yang paling dominan?

  3. Apakah terdapat garis? Sebutkan jenisnya.

  4. Apakah karya tersebut memiliki keseimbangan?

  5. Bagian mana yang menjadi pusat perhatian?

  6. Apakah warna dan bentuknya terlihat harmonis?

  7. Apa yang membuat karya tersebut menarik?

Kegiatan ini melatih siswa untuk mengamati, menganalisis, dan memberikan pendapat terhadap karya seni.


F. Rangkuman Materi

Unsur seni rupa adalah bagian dasar yang membentuk sebuah karya seni.

Unsur seni rupa meliputi:

  • titik;

  • garis;

  • bidang;

  • bentuk;

  • warna;

  • tekstur;

  • ruang;

  • gelap terang.

Sementara itu, prinsip seni rupa merupakan cara mengatur berbagai unsur agar menghasilkan karya yang menarik dan harmonis.

Prinsip seni rupa antara lain:

  • kesatuan;

  • keseimbangan;

  • irama;

  • penekanan;

  • proporsi;

  • harmoni;

  • kontras.

Dengan memahami unsur dan prinsip seni rupa, kita dapat lebih mudah membuat, mengamati, dan menghargai berbagai karya seni.


G. Uji Kompetensi / Asesmen Sumatif

Pilihan Ganda

1. Unsur seni rupa yang paling sederhana adalah ....

A. bidang
B. titik
C. warna
D. bentuk

Jawaban: B

2. Garis yang memberikan kesan tenang biasanya adalah garis ....

A. horizontal
B. diagonal
C. zig-zag
D. spiral

Jawaban: A

3. Warna yang termasuk warna primer adalah ....

A. hijau
B. jingga
C. ungu
D. kuning

Jawaban: D

4. Permukaan kulit pohon yang terasa kasar merupakan contoh ....

A. warna
B. tekstur
C. ruang
D. bidang

Jawaban: B

5. Pengaturan unsur seni rupa agar karya tidak terasa berat sebelah disebut ....

A. irama
B. kontras
C. keseimbangan
D. proporsi

Jawaban: C

6. Pengulangan bentuk atau motif secara teratur dalam karya seni disebut ....

A. irama
B. proporsi
C. kesatuan
D. penekanan

Jawaban: A

7. Bagian karya yang sengaja dibuat paling menarik perhatian disebut ....

A. tekstur
B. pusat perhatian
C. bidang
D. ruang

Jawaban: B

8. Perbedaan warna terang dan gelap dalam sebuah karya merupakan contoh ....

A. kontras
B. proporsi
C. irama
D. kesatuan

Jawaban: A


H. Soal HOTS

9. Rani membuat poster tentang hemat energi. Ia menggunakan terlalu banyak warna, ukuran tulisan berbeda-beda, dan gambar ditempatkan tanpa memperhatikan keseimbangan. Menurutmu, apa yang perlu diperbaiki Rani?

Jawaban: Rani perlu mengatur kembali komposisi poster, memilih warna yang lebih harmonis, memperhatikan keseimbangan, dan menentukan bagian yang menjadi pusat perhatian.

10. Budi menggambar sebuah pohon. Ia membuat pohon yang berada di depan berukuran besar dan pohon yang berada jauh berukuran lebih kecil. Unsur seni rupa yang ditonjolkan Budi adalah ....

Jawaban: Ruang atau kesan kedalaman.

11. Mengapa sebuah poster tidak sebaiknya menggunakan semua unsur dengan ukuran dan warna yang sama?

Jawaban: Karena poster membutuhkan penekanan atau pusat perhatian. Jika semua unsur dibuat sama, pesan utama akan lebih sulit terlihat.


I. Refleksi Siswa

Setelah mempelajari materi Unsur dan Prinsip Seni Rupa di Sekitar Kita, jawablah pertanyaan berikut dengan jujur.

  1. Unsur seni rupa apa yang paling mudah kamu pahami?

  2. Unsur apa yang menurutmu paling sulit?

  3. Prinsip seni rupa apa yang sudah kamu gunakan ketika membuat gambar?

  4. Apakah kamu sudah dapat menemukan unsur seni rupa di lingkungan sekitar?

  5. Karya seni apa yang ingin kamu buat setelah mempelajari materi ini?

Refleksi Singkat

Hari ini saya belajar bahwa seni rupa ....

Hal yang paling menarik bagi saya adalah ....

Saya ingin mencoba membuat ....


J. Pengayaan

Untuk siswa yang sudah memahami materi, lakukan tantangan berikut.

Tantangan “Detektif Seni”

Carilah 10 benda di rumah atau sekolah yang menerapkan unsur dan prinsip seni rupa.

Contohnya:

  • kemasan makanan;

  • poster;

  • kain;

  • meja;

  • vas bunga;

  • lukisan;

  • buku;

  • papan nama;

  • hiasan dinding;

  • motif pakaian.

Kemudian jelaskan:

Benda: Poster kebersihan
Unsur: warna, garis, bentuk, ruang, tulisan
Prinsip: penekanan, keseimbangan, kontras, kesatuan


K. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

LKPD: Mengenal Unsur dan Prinsip Seni Rupa

Nama: ..............................................
Kelas: ..............................................
Tanggal: ...........................................

Tugas 1 – Temukan Unsurnya!

Amati benda atau karya seni di sekitarmu.

Tuliskan unsur seni rupa yang kamu temukan.

No.Unsur Seni RupaContoh yang Saya Temukan
1Titik
2Garis
3Bidang
4Bentuk
5Warna
6Tekstur
7Ruang
8Gelap terang

Tugas 2 – Analisis Karya

Pilih satu karya seni yang kamu sukai.

Nama karya: ....................................

Unsur yang terlihat: ....................................

Warna dominan: ....................................

Prinsip seni rupa yang digunakan: ....................................

Bagian yang paling menarik perhatian: ....................................

Alasan saya menyukai karya tersebut: ....................................

Tugas 3 – Berkarya

Buatlah sebuah gambar bertema:

“Keindahan Lingkungan Sekitarku”

Gunakan minimal:

  • 3 jenis garis;

  • 3 bentuk;

  • 5 warna;

  • 1 tekstur;

  • 1 bagian sebagai pusat perhatian.

Setelah selesai, jelaskan unsur dan prinsip seni rupa yang kamu gunakan.


Kesimpulan

Unsur dan prinsip seni rupa di sekitar kita merupakan dasar penting dalam pembelajaran Seni Rupa kelas 5 SD. Titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, ruang, dan gelap terang menjadi unsur yang dapat digunakan untuk membentuk karya.

Sementara itu, kesatuan, keseimbangan, irama, penekanan, proporsi, harmoni, dan kontras membantu kita menyusun unsur-unsur tersebut menjadi karya yang menarik.

Dengan belajar seni rupa, siswa tidak hanya belajar menggambar atau mewarnai. Siswa juga belajar mengamati, berpikir kreatif, memecahkan masalah visual, menghargai karya orang lain, serta mengekspresikan ide dan perasaan melalui karya seni.

Karena itu, jangan hanya melihat benda di sekitar kita sebagai benda biasa. Cobalah mengamatinya lebih dekat. Bisa jadi, di balik warna, bentuk, garis, dan susunannya terdapat unsur dan prinsip seni rupa yang menarik untuk dipelajari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah berkunjung di blog saya, semoga bermanfaat. Jangan lupa komen ya