Pembiasaan Karakter, Why Not?

Pembiasaan Karakter, Why Not?
Penulis:
Siti Muslikha, S.PdI, Guru di SDI As Salam, Kota Malang

Sesuai dengan undang-undang no 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada pasal 3, menyebutkan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Pendidikan karakter di sekolah juga di didefinisikan sebagai pembelajaran yang mengarah pada penguatan dan pengembangan perilaku anak secara utuh yang didasarkan pada suatu nilai tertentu yang dirujuk oleh sekolah. (Dharma Kesuma, 2011: 5)
Di dalam zaman yang semakin modern ini tak pelak kemajuan teknologi tak bisa mempengaruhi karakter manusia untuk  jauh  lebih baik. Bisa jadi hal ini  karena otak yang sudah terkontaminasi dengan khayalan atau pemberitaan yang tak bermutu menyebabkan perubahan karakter yang buruk. Dengan begini akan memicu jurang pemisah antara manusia dengan manusia untuk saling berkomunikasi. Dan semakin terlihat ketika di lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat secara luas anak-anak yang tak lagi menghormati orang yang lebih tua karena dekatnya mereka dengan gadget yang menyita waktu mereka. Contohnya saja siswa berlarian saat istirahat walaupun di depannya ada guru yang berdiri. Hal ini sungguh miris sekali.
Dengan adanya permasalahan ini sekolah perlu menerapkan pendidikan karakter mengenai perilaku anak dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk di sekolah saya yang menerapkan pendidikan karakter. Adapun beberapa program yang sedang kami lakukan dalam meningkatkan pendidikan karakter sebagai berikut :
  
1.      Ceklist karakter

Ceklis karakter berupa lembaran untuk mengecek adab atau perilaku siswa di sekolah dan dirumah. Lembaran ceklis adab diberikan ke setiap kelas melalui wali kelasnya masing-masing. Wali kelas berperan aktif dalam penyampaian adab dan juga memberikan penilaian pada perilaku siswa dengan cara wawancara maupun dengan melihat perilaku mereka setiap hari. Untuk karakter yang akan yang disampaikan lebih banyak meliputi kegiatan mereka setiap hari seperti adab ketika makan, ketika berteman, adab kepada guru, adab kepada orang tua, dan adab-adab yang lainnya yang saling berhubungan untuk menyempurnakan karakter siswa. Untuk penyampaian adab dilakukan secara rutin dengan cara  satu adab diajarkan dalam satu minggu berikut dengan pelaksanaannya menggunakan ceklis karakter. Dengan harapan  agar hasilnya bisa optimal.
Sekolah juga bekerjasama kepada orang tua dalam perbaikan karakter siswa dengan cara pemberian ceklis bagi orang tua untuk selalu mengecek kegiatan anaknya di rumah selama satu bulan. Jika sudah habis masa sebulannya maka diganti dengan ceklis yang baru. Hal ini agar tumbuh kesadaran orang tua bahwa anak adalah tanggung jawab mereka. Dan anak perlu dikontrol setiap waktu agar tidak melakukan kesalahan fatal yang mereka sendiri belum tahu akibatnya seperti bertengkar, menonton video pronografi dan keburukan lainnya. 
Dalam hubungan guru dan orang tua sudah diwadahi dengan buku komunikasi yang berfungsi agar orang tua tahu apa yang dilakukan anaknya ketika di sekolah. Berikut pula laporan adab yang dilakukan hari ini. Dengan adanya ini akan terus terkontrol secara kontinyu kegiatan siswa. Jika ada komplain  dari orang tua bisa langsung ditulis di buku komunikasi tersebut. Ketika anak tidak berakhlak baik maupun sholat dirumah maka guru akan tahu dan hal ini guru akan menasehati siswa di sekolah. Hubungan ini berlangsung terus menerus dengan harapan anak akan terbiasa untuk melakukan adab yang lebih baik sehingga tumbuh karakter yang baik dalam kehidupannya sehari-hari.
2.      Apel Karakter
Apel karakter adalah kegiatan apel pagi yang dilaksanakan setiap hari Senin untuk memberikan nasehat tentang karakter yang harus dilaksanakan siswa selama satu Minggu. Bagi guru yang diberi amanah untuk menjadi pembina apel akan menyiapkan materi karakter yang akan disampaikan kepada siswa. Tujuan  diadakannya apel ini agar anak selalu ingat akan adab yang telah dipelajari dan yang akan dipelajari selama seminggu berikutnya. Dengan harapan siswa akan menerapkan dalam kehidupannya sehari-hari.
3.      Papan Bintang

Di kelas juga dipasang papan bintang dimana hal ini untuk pemberian reward kepada siswa yang telah melaksanakan adab dan disiplin selama di sekolah maupun di rumah. Manfaat papan bintang ini untuk menghargai proses siswa dalam menerapkan adab yang telah diajarkan. Begitu pula dengan sholat lima waktu apalagi bagi kelas kecil sholat lima waktu merupakan momok yang harus terus dilakukan agar tercipta kebiasaan yang dilakukan sampai nanti mereka dewasa. Sehingga bukan hanya sekedar adab saja namun juga sholat diperhatikan. Mengapa? Karena dari sholat yang baik bisa menumbuhkan karakter siwa lebih baik. Benar sekali dengan semboyan bahwa sholat mendatangkan amar ma’ruf dan mencegah dari sifat nahi mungkar.  Selain itu hal ini juga sebagai pembelajaran disiplin dalam menghargai waktu mereka. Demi menumbuhkan karakter bangsa yang kuat.
4.      Kegiatan Sosial

Kegiatan sosial merupakan kegiatan rutin yang dilakukan sekolah untuk menumbuhkan karakter jiwa simpati dan empati. Agar nantinya ketika siswa tumbuh dimasyarakat bisa memberikan manfaat. Dalam kegiatan sosial bisa dalam skala kecil seperti menjenguk teman yang sakit atau meninggal dunia dan infaq setiap hari Jumat. Kegiatan sosial dalam skala besar seperti membantu korban bencana, membantu warga Rohingya, mengunjungi ke panti asuhan, membagikan daging ke daerah Malang Selatan dan banyak kegiatan lainnya.
5.      Sholat Berjamaah
Sekolah tempat saya mengajar menerapkan sekolah fullday sehingga pulangnya sampai jam setengah 4. Sehingga dengan adanya fullday ini sekolah menerapkan sholat berjamaah mulai dari sholat Dhuha, Dhuhur dan Ashar. Sholat berjamaah selain bermuatan religius juga bermuatan sosial karena siswa akan berkumpul menjadi satu dalam satu tempat sehingga akan tercipta interaksi siswa antar kelas.
6.      Qismul ‘Amn
Qismul ‘Amn berarti kelompok keamanan yang berasal dari siswa itu sendiri. Dengan kata lain seperti OSIS namun karena kami dari sekolah dasar sehingga mengistilahkan lain dengan qismul ‘amn. Dalam kegiatan ini tim kesiswaan akan menunjuk siswa per kelas yang paling disiplin untuk menjadi qismul ‘amn. Tugas mereka yaitu mengecek kesehatan melalui UKS, mengecek  lingkungan melalui kebersihan dan keindahan taman, dan juga ketertiban kepada teman-temannya. Kegiatan ini memberikan rasa tanggung jawab dan amanah untuk melakukan tugasnya menegakkan kedisiplinan di lingkungan sekolah  juga turut menjaga sekolah dari ketidaknyamanan yang bisa mengganggu pembelajaran di sekolah.
7.      Kedisiplinan
Kedisiplinan dalam sekolah sangat penting sekali dan juga melatih tanggung jawab terhadap pribadi siswa. Kedisiplinan meliputi mematuhi aturan seragam yang sudah ditentukan, kedisiplinan datang tepat waktu, dan  ketertiban saat pembelajaran di kelas maupun di luar kelas. Untuk kegiatan kedisiplinan ini akan direkap oleh Tim Kesiswaan dan Qismul ‘Amn dimana bagi kelas yang paling disiplin akan mendapatkan reward. Untuk penghargaan ini dilakukan setiap bulan dalam rangka untuk menghargai usaha siswa dalam menegakkan kedisiplinan di sekolah.

Daftar pustaka

Dharma Kesuma, dkk. 2011. Pendidikan Karakter: Kajian Teori dan Praktik di Sekolah. Bandung:Remaja Rosdakarya 
Sanitasi, yang Hampir Terlupakan di Full Day School

Sanitasi, yang Hampir Terlupakan di Full Day School

Sanitasi, yang Hampir Terlupakan di Full Day School

Penulis:
Fauziah Rachmawati, M.Pd , Guru di SDI As Salam, Kota Malang
Lita Lestianti, Lulusan S2 Geografi dan Perencanaan Universitas Paris Nanterre, Prancis

Dibalik kontroversi penerapan Full Day School (FDS), ada banyak guru yang mencurahkan tenaga dan pikiran untuk mempersiapkan pelaksanaan program lima hari sekolah itu. Tentunya, kurikulum, sistem pembelajaran, pembagian jam mengajar, jam pelajaran dan keuangan akan berubah menyesuaikan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terbaru itu.
Sayangnya, sangat jarang sekali fasilitas dalam sekolah itu juga diperhatikan untuk menunjang keberhasilan penerapan lima hari sekolah tersebut. Padahal fasilitas sekolah sangat penting agar siswa merasa nyaman seharian di sekolah. Salah satu fasilitas yang penting adalah sanitasi.
Menurut World Health Organization (WHO), kata 'sanitasi' merujuk pada pemeliharaan kondisi higienis melalui pelayanan pengumpulan sampah dan pembuangan air limbah. Buruknya sanitasi merupakan penyebab utama munculnya penyakit menular.
Kebanyakan orang menganggap masalah sanitasi merupakan hal yang tidak perlu dipikirkan. Asal mengalir, tidak terlihat lagi, selesai masalah. Padahal air limbah yang tidak dikelola dapat menimbulkan dampak serius bagi lingkungan. Selain itu, sanitasi menjadi penting karena sebagian besar anak menghabiskan waktunya di sekolah, baik belajar maupun bermain.
Jika sanitasi di sekolah kurang terjamin maka kemungkinan para siswa tidak merasa nyaman dengan aktivitas sekolahnya. Toilet kotor atau air habis bisa membuat anak menahan buang air yang menimbulkan penyakit lainnya. Apalagi seorang wanita yang mengalami pubertas di masa menstruasinya tentu tidak nyaman jika kamar mandi tidak mendukung. Alhasil, konsentrasi di sekolah berkurang. Pada akhirnya, sanitasi memberi dampak serius terhadap kualitas sumber daya manusia untuk mencapai potensi maksimal.
Menurut KEPMENKES Nomor 1429/Menkes/SK/XII/2006, fasilitas sanitasi sekolah adalah penyediaan air bersih, toilet, sarana pembuangan air limbah, dan sarana pembuangan sampah.
Air Bersih Terjamin
Sekolah tanpa penyediaan air bersih tentu membuat siswa maupun guru menjadi tidak nyaman bahkan bisa menimbulkan penyakit, salah satunya diare yang menjadi penyebab kematian anak.
Menurut Profil Kesehatan Indonesia tahun 2015, angka kematian dari tahun 2008 hingga 2015 masih cukup tinggi (>1%) kecuali pada tahun 2011 CFR saat KLB 0,40%, dan di tahun 2015 meningkat menjadi 2,47 %. Maka, dalam Permenkes Nomor 416 Tahun 1990 tentang Syarat-Syarat dan Pengawasan Kualitas Air, Kemenkes menentukan standar kualitas air di sekolah yang harus dipenuhi dari sisi mikrobiologi, fisika, kimia dan radioaktif.
Rata-rata sekolah di beberapa daerah belum mampu menyediakan air bersih secara kualitas maupun kuantitas sesuai standar Kemenkes. Padahal menurut Kepmenkes rata-rata kebutuhan  air bersih adalah 15 liter/hari/orang. Masih ada beberapa sekolah Kota Malang yang berada di daerah tinggi dan harus menggunakan mesin pompa pun bisa tiba-tiba kehabisan air karena mati lampu. Akhirnya, anak-anak di sekolah harus menahan buang air atau pergi ke fasilitas lain terdekat yang memiliki air. Untung-untung, jika sekolah itu punya cadangan air yang disimpan dekat sekolah.
Kebutuhan air minum di sekolah pun menjadi penting mengingat lamanya kegiatan di sekolah. Penyediaan air minum gratis oleh sekolah, misal dengan membuat saluran perpipaan khusus, paling tidak bisa dilakukan agar anak tidak terkena dehidrasi atau penyakit lainnya.
Seperti beberapa negara tetangga menyediakan pancuran air bersih gratis untuk diminum di beberapa titik sepanjang jalan. Bukan hal yang tak mungkin jika program ini disediakan di sekolah-sekolah yang menerapkan FDS. Jika memang kekurangan dana, sekolah bisa melakukan Kerjasama Pemerintah Swasta (KPS) untuk memproduksi air sendiri.

Kenyamanan Toilet
Toilet yang sesuai standar Kepmenkes adalah adanya pemisahan kamar mandi laki-laki dan perempuan, kondisi bersih, tidak ada genangan, penghawaan berhubungan dengan luar, bak air bukan untuk pengindukan nyamuk. Maka perlu sekali jika ada yang menjadi tanggung jawab toilet agar tetap bersih dan sehat. Belum lagi, standar aturan satu wc/urinoir untuk 40 siswa dan satu wc untuk 25 siswi. Beberapa sekolah tentu sulit untuk menerapkannya karena biaya sehingga penyediaan toilet tidak sesuai standar Kepmenkes.
Kebanyakan sekolah memisahkan kamar mandi guru dan siswa dengan alasan tertentu. Ada sekolah di Malang, melakukan penyatuan kamar mandi guru dan siswa. Hal ini berguna untuk pemantauan, pengontrolan dan pendampingan. Jadi apabila ada hal tidak diinginkan, guru bisa langsung tanggap mengingatkan dan menindaklanjuti. Hasilnya, kamar mandi jadi lebih bersih dan terawat.
Selain itu, penyediaan sabun anti kuman dan air mengalir pada sarana cuci tangan akan mendukung kondisi sanitasi yang nyaman di sekolah. Agar air mengalir ini bisa menggunakan wastafel, kran air, bambu, jerigen plastik yang didesain agar air bisa mengucur, dan lain sebagainya.
Di beberapa sekolah Islam juga penting untuk menyediakan tempat wudhu. Untuk mendukung pengelolaan lingkungan maka air hasil wudhu ini bisa dimanfaatkan untuk penyiraman tanaman dengan mengalirkan ke taman-taman sekolah.
Penting pula frekuensi membersihkan kamar mandi dilakukan rutin setiap hari sehingga saat siswa datang ke sekolah, kamar mandi sudah bersih.

Pembuangan Air Limbah
Memang sekolah-sekolah sudah membuat tangki septic untuk air limbah kakus. Ini menunjukkan kualitas sanitasi yang paling penting sudah terjamin kebersihannya. Asalkan tangki septic ini sudah sesuai Standar Nasional Indonesia tentang tangki septic. Sangat berbahaya jika pembuangan air limbah yang tidak sesuai standar ini meresap ke tanah dan mempengaruhi kualitas air dalam tanah.
Pengelolaan air dari kran wudhu, untuk sekolah-sekolah Islam, sebenarnya masih bisa dimanfaatkan kembali. Salah satunya dengan penyediaan filterisasi sehingga air bekas wudhu masih bisa digunakan untuk menyiram tanaman atau untuk air kolam. Tentunya ini menjadi salah satu cara mendukung Green Sanitation atau Zero Wastewater.

Kebersihan Sekolah dari Sampah
Memang sampai saat ini sekolah telah menyediakan tempat-tempat sampah di beberapa sudut sekolah. Sayangnya, terkadang siswa masih saja tidak disiplin membuang sampah di tempatnya. Penumbuhan kesadaran dalam pembuangan sampah bagi siswa tidak hanya difasilitasi penyediaan bak sampah tapi juga pengelolaan sederhana bagi anak-anak yang menarik anak. Misalnya dengan pengadaan Bank Sampah di sekolah yang nanti hasilnya bisa diuangkan atau hadiah. Tidak perlu rumit-rumit, cukup pengumpulan sampah botol atau bungkus plastik jajanan. Setiap anak akan punya tabungan sampah yang nanti bisa dijual ke pengepul dan hasilnya bisa dibagi-bagikan ke anak tersebut atau diberikan hadiah bagi tabungan terbanyak. Tentu selain mengurangi sampah yang masuk ke pembuangan sampah akhir dapat juga menunjukkan pada siswa bahwa sampah juga bisa menghasilkan.
Selain dijual ke pengepul, bisa juga sampah-sampah botol itu digunakan kembali sebagai pot sederhana tanaman yang dihias sesuai minat siswa. Siswa jadi dapat terlatih secara kontinyu untuk menggunakan kembali (reuse) sampah-sampah botol itu. Ataupun kalau mau lengkap dengan menambahkan pelaksanaan program mengurangi sampah (reduce) dan mengolah kembali (recycle). Tapi kalau terlalu rumit khawatir siswa akan merasa terbebani. Sederhana saja yang terpenting siswa bisa kontinyu melaksanakan program penanganan sampah.

Apakah kita sudah bertanya kepada anak kita yang bersekolah di Full Day School tentang kenyamanan toilet di sekokahnya? Bisa jadi anak kita tidak nyaman bahkan sampai menahan buang air karena toilet yang kurang bersih. Orang tua maupun guru perlu menaruh perhatian pada masalah ini karena Full Day School tidak melulu soal belajar mengajar tapi juga soal sanitasi.

Oleh karena itu, pengadaan sanitasi sehat untuk sekolah perlu monitoring dan evaluasi yang dilakukan secara periodik oleh tim sekolah. Setelah itu, pihak sekolah bisa menyampaikan hasil pencapaian dalam papan pengumuman untuk memberikan informasi ke wali murid. Tentunya ini bisa menjadi motivasi sekolah agar menjadi lebih baik. 

Cerita Estafet

Cerita Estafet

Salah satu kegiatan dari ekstra menulis yang saya ampu adalah membuat cerita estafet. Dalam kegiatan ini kami membuat cerita secara bergiliran, sambung menyambung, menjadi satu (jadi ingat lagu kebangsaan hehe..). Tiap siswa mengucapkan satu kalimat, dilanjutkan ke siswa lain hingga menjadi satu cerita.

Cerita di bawah ini belum selesai. Sebenarnya kami semangat untuk lanjut, hanya saja bel pulang sudah berbunyi. Anak-anak berteriak kalau lanjut, akhirnya kami lanjut. Namun belum juga selesai dan sudah ada yang dijemput. 

"Baiklah.. lanjut pertemuan berikutnya." kata saya. Kami pun berdoa pulang.

Okee... langsung saja.. ini dia cerita estafet kami berdelapan...

. . . 

Gubraakk!!! Aku mendengar suara pintu kamar mandi ditutup kasar. Aku kira itu kakakku. Ternyata bukan kakakku, melainkan seorang yang lain. Aku sangat terkejut. Dia adalah orang jahat yang tak kukenal. Aku nggak tahu harus berbuat apa.

Aku terdiam tak berani melakukan apa-apa. Aku langsung memanggil orang tuaku.

“Ayah ibu, ada seseorang yang tak kukenal,” teriakku.

Tetapi ibu dan ayah tidak datang. Lalu aku berpikir untuk membuat sebuah jebakan. Jebakannya yaitu melempar kucing ke arahnya. Dia terkejut dan terluka. Aku pun berlari, tapi dia mengejarku.

Aku sembunyi di rumah tetangga. Sepertinya aman. Tetapi tetanggaku malah mengusirku. Lalu mendengar di kamar mandi ada yang berteriak “tolong,”. Akau terkejut. Dan aku lari. Akupun melihat tetanggaku terluka.

Aku bertanya, “apa yang terjadi,”

“Aku dilukai oleh seseorang,” jawabnya.

“Siapa dia?” tanyaku.

“Aku tak mengenalnya,” katanya sambal memegang luka.

“Orang yang menyerangku memakai baju hitam dan penutup wajah hitam. Sebaiknya kau melapor ke polisi,” saran tetanggaku.


Akhirnya aku melapor polisi melalui telepon rumah. Tapi kabel teleponku diputus pencuri. Aku pun berlari menuju kantor polisi dekat rumahku. Tetapi di jalan aku dihadang lelaki bebaju hitam yang diceritakan tetanggaku. 

Mencari Inspirasi di duahari.com


Sebagai pendidik, salah kegiatan saya kalau luang adalah cari ide. Cari ide pembelajaran, ice breaker, ketrampilan tangan, dan berbagai ide lain.

Lha ketika mencari ide untuk membuat kerajinan tangan. Bertemulah saya dengan web duahari.com .
Sebuah web online shop dari luar. Isinya beragam ada berbagai produk seperti Smartphone, case, tempered glass. Selain aksesoris handphone, situs duahari.com juga menyediakan kategori olahraga dan hiburan, aksesoris laptop, bagian handphone, kabel & charger, perjalanan dan liburan, berburu, peralatan fitnes, olahraga berkelompok, aksesoris sepeda, ski & snowboarding, tas olahraga, renang, dan masih banyak lagi. Tak hanya ittu, ada juga aneka pernik bahan kerajinan.

Nama duahari.com mungkin masih asing ditelinga. bila merujuk situs-situs e-commerce besar seperti Bukalapak, Tokopedia dan sebagainya. Wajar bila mereka dicari banyak pengguna Internet dan menjadi tempat rujukan utama. Namun nggak nyesel kok klik duahari.com. Ada banyak barang unik dengan harga terjangkau di sini.

Karena sibuk,,eyaakk..sibuk.. belanja online seperti sudah menjadi kebiasaan.tidak kenal bulan muda,bulan tua pokoknya kalau kebetulan lagi melihat barang-barang unyu seringnya tergoda, kalau tidak beli rasanya terbayang-bayang, Beberapa bulan terakhir, saya lebih banyak belanja online daripada belanja langsung. Karena lebih mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama. Karena mengajar lima hari kerja itu menguras waktu, tenaga, dan pikiran. Jadi untuk hal yang bisa dibuat singkat dan praktis, ya pakai aja yang praktis. Salah satunya belanja online. Selain itu kalau beli langsung kadang ada rasa sungkan jika tidak jadi beli.

Jadi,ceritanya kemaren pas nyari ide ketrampilan buat murid-murid, saya browsing di google. Salah satu pencarian saya menuju ke situs duahari.com. Awalnya bingung juga.. duahari.com itu website apa yah? Ternyata selidik punya selidik duahari.com ini adalah salah satu pelopor online shopping mall. Jarang-jarang lo ada yang jual barang campuran. Mulai elektronik sampai keperluan anak. Di web tertulis duahari.com berkomitmen memberikan pengalaman berbelanja online yang aman, nyaman, mudah, menyenangkan, dimana saja dan kapan saja.

Bahan kerajinan yang saya cari adalah yang ada kaitannya dengan mewarna. Biasanya kalau mewarna, saya membagikan lembaran berisi gambar polos, kemudian anak-anak mewarna. Lha di duahari.com saya menemukan teknik mewarna yang lebih unik. Bahan pewarna dan alas warnanya beda. Harganya juga terjangkau. Wah sip ini.





Teknik lukisan yang lain..




Sebagai perempuan, biasanya kita akan lebih puas kalau bisa melihat detail barang nya. Tenanggg di sini kita bisa zoom in dan zoom it dan keterangan ukuran barang juga sudah dijelaskan.

Tak hanya bahan mewarna. Saya juga dapar Pernik unik berbentuk hati yang bisa untuk mempercantik aneka kerajinan tangan. Saat melihat Pernik ini, imajinasi saya sudah berkeliaran bakal bikin apa saja. Muris\d-murid pasti senang dapat ini. semakin happy ketika lihat harganya yang tak begitu menguras kocek. Okeee masuk di cart.






Next ke cara pemesanannya? Mudah! Kita tinggal klik tambahkan ke cart maka otomatis langsung terarah ke kereta belanja, disana nanti kita bisa menambahkan juga berapa item.misalnya mau beli kalung 2 pcs tinggal klik tombol plus(+) atau jika ingin melihat lagi barang yang akan kita beli. 
Misalnya tiba-tiba mikir “udah pas belum dengan yang kita mau, kurang ndak. Kan buat banyak murid. Kalau meu merevisi pesanan, tinggal klik tombol edit deh.kalau mau nambah belanjaan juga tinggal klik lanjutkan belanja. Kalau selesai tinggal klik checkout ,di checkout nanti kita tinggal isi alamat lengkap kita, transfer selesai deh.

selain web, www.duahari.com juga ada Fanspage Facebook bernama Duahari atau @duahariindonesia dan IG duahariindonesia.




Inilah Para Jawara Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Tingkat Nasional (MTQMN) XV Tahun 2017 di Universitas Brawijaya



Tak terasa, berakhir sudah acara MTQ Nasional 2017 yang bertempat di Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang. Meski tidak tiap hari bisa main ke tekape, tapi saya bisa merasakan bagaimana meriahnya. Para mahasiswa se-Indonesia kumpul, semangat ghirahnya beda dengan yang dah alumni.
Masih terngiang, beberapa hari lalu acara ini dibuka oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir. Rangkaian kegiatan MTQMN XV dilaksanakan selama tujuh hari sejak 28 Juli hingga 4 Agustus, di Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Negeri Malang (UM).
MTQMN merupakan kompetisi tahunan di bidang Al-Qur’an yang diikuti oleh seluruh perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia. Cabang yang dilombakan antara lain, Musabaqah Tilawatil Qur’an, Musabaqah Tartil Qur’an, Musabaqah Qira’ah Sab’ah, Musabaqah Fahmil Qur’an, Hifdzil 5 dan 10 juz, Debat Kandungan Al-Qur’an (Bahasa Inggris), Lomba Karya Tulis Al-Qur’an, serta perlombaan lainnya. “tercatat sebanyak 252 perguruan tinggi se-Indonesia dengan melibatkan 2.447 peserta. Jumlah peserta ini merupakan yang terbanyak sepanjang sejarah diadakannya kompetisi MTQMN” ujar Pak Rektor Universitas Brawijaya saat pembukaan. Detail acara bisa klik di cerita saya yang ini.
Untuk meramaikan event akbar ini, Universitas Brawijaya juga mengadakan rangkaian acara pendukung yang dijamin akan semakin menghidupkan suasana. Salah satu acara pendukung tersebut adalah Bazar MusabaqahTilawatil Qur’an (MTQ) Mahasiswa Nasional XV 2017 yang akan diadakan mulai tanggal 27 Juli hingga 2 Agustus 2017. Jadwal bazar sedikit berbeda dengan MTQ, pembukaan bazar lebih dahulu, baru keesokannya pembukaan MTQ. Bisa dibayangkan bagaimana serunya.
Oke, tak perlu panjang lebar lagi…


TILAWAH PA
1. Univ. Muhammadiyah Yogyakarta
2. Univ. Negeri Medan
3. Univ. Brawijaya
4. Univ. Mulawarman
5. UNJ
6. Poltek Negeri Balikpapan

TILAWAH PI
1. Univ. Mataram
2. Univ. Djuanda
3. Univ. Negeri Padang
4. Univ. Negeri Medan
5. Univ. Brawijaya
6. Univ. Andalas

QIRO'AH SAB'AH PA
1. Univ. Sumatra Utara
2. Univ. Negeri Malang
3. Univ. Islam Nusantara
4. Poltek. Lhokseumawe
5. Univ. Sultan Ageng Tirtayasa
6. Univ. Negeri Semarang

QIRO'AH SAB'AH PI
1. Univ. Negeri Padang
2. Univ. Negeri Medan
3. Institut Teknologi Sepuluh November
4. Univ. Andalas
5. Univ. Negeri Malang
6. Univ. Riau

TARTIL PA
1. Univ. Brawijaya
2. Univ. Negeri Malang
3. Univ. Andalas
4. Univ. Al-Muslim
5. Univ. Negeri Medan
6. STKIP Al-Hikmah Surabaya

TARTIL PI
1. Institut Pertanian Bogor
2. Univ. Islam Indonesia
3. Univ. Riau
4. Univ. Negeri Yogyakarta
5. Univ. Negeri Semarang
6. Univ. Tanjungpura

HIFDZIL 5 PA
1. Univ. Sultan Ageng Tirtayasa
2. Univ. Muhammadiyah Sumatra Utara
3. Univ. Mataram
4. Univ. Indo Global Mandiri
5. Univ. Tanjungpura
6. Univ. Jember

HIFDZIL 5 PI
1. Univ. Tadulako
2. Univ. Halu Oleo
3. Univ. Syiah Kuala
4. Univ. Padjadjaran
5. Univ. Sriwijaya
6. Univ. Muhammadiyah Sumatra Utara

HIFDZIL 10 PA
1. Univ. Negeri Malang
2. Univ. Muslim Indonesia
3. Univ. Brawijaya
4. Univ. Tanjungpura
5. Univ. Sriwijaya
6. Univ. Islam Jember

HIFDZIL 10 PI
1. Univ. Riau
2. Univ. Syiah Kuala
3. Unuv. Hasyim Ashari Jombang
4. Univ. Sriwijaya
5. Univ. Brawijaya
6. Institut Teknologi Sepuluh November

HIFDZIL 20 PA
1. Univ. Indonesia
2. Univ. Islam Nusantara
3. Univ. Djuanda
4. Univ. Negeri Jakarta
5. Univ. Jendral Soedirman
6. Univ. Syiah Kuala

HIFDZIL 20 PI
1. Univ. November Kolaka
2. Univ. Negeri Malang
3. Univ. Syiah Kuala
4.
5. Univ. Hasyim Ashari Jombang
6. Univ. Brawijaya

FAHMIL QUR'AN
1. Univ. Negeri Malang
2. Univ. Pendidikan Indonesia
3. Univ.Airlangga
4. Univ. Negeri Medan
5. Univ. Hasanudin
6. Univ. Negeri Padang

SYARHIL QUR'AN
1. Univ. Brawijaya
2. Univ. Malikussaleh
3. Univ. Sultan Ageng Tirtayasa
4. Univ. Negeri Padang
5. Univ. Airlangga
6. Univ. Negeri Malang

KALIGRAFI PA
1. Univ. Lambung Makurai
2. Univ. Muhammadiyah Yogyakarta
3. Univ. Negeri Malang
4. Institut Seni Indonesia Padang Panjang
5. Univ. Negeri Yogyakarta
6. Univ. Pendidikan Indonesia

KALIGRAFI PI
1. Univ. Negeri Padang
2. Univ. Negeri Yogyakarta
3. Univ. Islam Indonesia
4. Univ. Negeri Samarinda
5. Univ. Maritim Raja Alihaji
6. Univ. Negeri Malang

KTI
1. Univ. Brawijaya
2. Univ. Negeri Malang
3. Univ. Padjadjaran
4. Univ. Muslim Indonesia
5. Univ. Gadjah Mada
6. Univ. Pattimura

DEBAT ARAB
1. Univ. Negeri Malang
2. Univ. Gadjah Mada
3. Univ. Islam Indonesia
4. Univ. Indonesia
5. Univ. Muhammadiyah Malang
6. Univ. Al-Azhar Indonesia
The Best Speaker Pa : Univ. Negeri Malang
The Best Speaker Pi : Univ. Islam Indonesia

DEBAT INGGRIS
1. UIN. Maulana Malik Ibrahim
2. Univ. Padjadjaran
3. Univ. Syiah Kuala
4. Univ. Andalas
5. Univ. Brawijaya
6. Univ. Indonesia
The Best Speaker Pa : UIN Maliki Mapang
The Best Speaker Pi : UIN Maliki Malang

DAQ
1. Univ. Negeri Malang
2. Univ. Negeri Padang
3. Univ. Gadjah Mada
4. Univ. Indonesia
5. Univ. Brawijaya
6. Univ. Airlangga

Barakallahu.. selamat kepada para pemenang...

Misi MTQ untuk semakin menghayati penerapan al-Quran dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Acara akbar ini mendapat apresiasi poitif dari Kementrian Riset dan Teknologi. Benar-benar sukses. Saya teringat ucapan Pak Muwafik Shaleh, saat menjadi pemateri di Rapat Tahunan KepalaSekolah beberapa waktu beliau. Beliau mengatakan kalau jadi ketua pelaksana MTQ, “Saya akan buat acara besar, tercatat MURI, tapi tanpa biaya sepeserpun!” kalimat beliau membayang jelas dalam ingatan. Dan benar! Beliau membuat event ini luar biasa.

Bagaimana caranya acara ini tanpa biaya? “memanfaatkan link” ini jawaban beliau. Siapa yang tak kenal Universitas Brawijaya. Nama dan alumninya pasti sudah mendunia. Jadi dengan memanfaatkan link yang ada, bukan hal mustahil untuk merealisasikan rencana. Takdir Allah ternyata saya ikut ngeliput, guru tahfizh di SD ikut acara baca Qur'an, dan murid-murid saya juga turut andil sebagai peserta terkecil khotmil Qur'an bil ghoib. Alhamdulillah
Guru tahfizh dan siswa SD Islam As-Salam bersama Rektor Universitas Brawijaya


Kemeriahan MTQMN XV Tahun 2017 di Universitas Brawijaya

desain gerbang MTQ

desain gerbang bazar

desain panggung oleh dosen UB

keramaian bazar UB

Siswa SD Islam As-Salam saat  khotmil Al-Qur'am7 hari nonstop

barisan kafilah MTQ

barisan kafilah MTQ









keramaian MTQ malam hari
hari pengumuman pemenang

Pengumuman pemenang oleh Dewan Hakim

Zulaikha, juara qori internasional sedang membaca Al-Quran



Kategori

Kategori